RSS

Salisilat Derivat, Harapan Baru Diabetes

26 Jul

Dari sebuah studi menunjukkan bahwa salsalate yang merupakan prodrug salisilat, dapat menururnkan HbA1c serta memperbaiki resiko metabolik dan koroner pada pasien diabetes tipe 2. Namun, keamanannya terhadap fungsi ginjal masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Dari studi tersebut, dikatakan salsalate menimbulkan keluhan gastrointestinal yang lebih sedikit dibandingkan dengan aspirin. Lebih lanjut lagi, dalam dosis tinggi, obat ini mampu menurunkan glukosuria dan menurunkan glukosa darah pada pasien diabetes yang berusia lanjut.

Studi yang dilakukan multisenter ini menggunakan salsalate dengan dosis 3; 3,5; dan 4 g/hari selama 14 minggu. Masing-masing dosis diberikan pada satu kelompok yang terdiri dari 27 subyek penelitian serta dibandingkan dengan satu kelompok yang diberi plasebo. Dari hasil studi eksperimental tersebut, didapatkan bahwa kelompok studi yang mendapat salsalate mengalami penurunan HbA1c lebih dari 0,5%. Selain itu, pada kelompok tersebut didapatkan juga perbaikan pada kadar glukosa puasa, albumin glycated, insulin, adiponektin, dan trigliserida.

Namun, demikian, pada pemberian salsalate ini perlu diperhatikan juga mengenai resiko terjadinya hipoglikemia dan adanya keluhan tinitus yang muncul pada beberapa subyek studi. Lebih lanjut lagi, penggunaan salsalate tampaknya masih memerlukan studi lebih lanjut untuk digunakan secara masal.

 
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: