RSS

Diabetes Melitus

18 Sep

Diabetes melitus, mungkin Anda biasa mendengar atau mengenalnya sebagai penyakit kencing manis. Banyak orang yang beranggapan bahwa penyakit ini adalah penyakit orang tua dan merupakan penyakit keturunan. Mitos yang beredar di masyarakat ini tidak bisa dibilang SALAH, tapi juga tidak sepenuhnya benar. Mengapa?

Pertama, penyakit diabetes ini memang jamak ditemukan pada orang tua, usia 40 tahun ke atas. Namun, perlu Anda ketahui, diabetes melitus dibagi menjadi dua tipe. Tipe yang pertama adalah insulin* dependent, dikarenakan kurangnya produksi hormon insulin oleh tubuh. Diabetes tipe ini dapat bermanifestasi sejak usia muda dan penderitanya tergantung pada injeksi insulin. Tipe yang kedua adalan non insulin dependent, dikarenakan berkurangnya kepekaan terhadap hormon insulin. Obesitas atau kegemukan merupakan salah satu faktor resiko diabetes tipe 2 ini. Jadi, jelas bahwa penyakit diabetes bukanlah penyakit yang menyerang orang tua saja, anak-anak pun bisa menderita penyakit diabetes, hanya tipenya yang berbeda. Perlu diperhatikan juga, bahwa usia pengidap diabetes tipe 2 saat ini semakin muda, usia 25-30 tahun telah dinyatakan mengidap diabetes. Hal ini diperkirakan karena faktor gaya hidup modern yang serba instant dan kurangnya kesadaran akan pola hidup sehat.

Kedua, diabetes merupakan penyakit keturunan. Penderita diabetes memang biasanya memiliki¬†riwayat diabetes dalam keluarganya. Faktanya, faktor genetik merupakan salah satu faktor resiko seseorang mengidap diabetes. Sesuatu yang secara genetik diturunkan, belum tentu bermanifestasi. Bisa dikatakan, “bakat” untuk mengidap diabeteslah yang diturunkan. Jadi, belum tentu seseorang yang memiliki bakat untuk menderita diabetes akan mengidap diabetes. Juga tidak ada jaminan bahwa seseorang yang tidak memiliki riwayat diabetes dalam keluarganya akan terbebas dari penyakit diabetes.

Diabetes adalah penyakit yang dapat dicegah dan erat kaitannya dengan pola hidup seseorang. Pola hidup yang sehat akan membantu seseorang untuk menghindarkan dirinya dari penyakit ini. Pola hidup sehat yang dimaksud adalah, makan secara teratur dan dengan menu yang seimbang, serta berolahraga dengan teratur.

Kenalilah juga gejala-gejala diabetes. Dalam bahasa medis, diistilahkan dengan trias diabetes, yaitu poliuria (sering buang air kecil), polidypsi (sering merasa haus), dan polyphagi (sering makan atau merasa lapar) namun berat badan tidak bertamnbah atau justru mengalami penurunan.

Mari menjalankan pola hidup sehat. Hidup sehat, diabetes lewat.

Semoga bermanfaat.

*insulin: hormon yang menjaga keseimbangan kadar gula dalam darah bersama glucagon dengan mengubah glukosa dalam darah menjadi glycogen untuk disimpan di hati (liver/hepar).

 
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: